Dear mommies, sudah lama sekali alias long time ago tidak
nulis dan ngeblog. Hati kecil selalu ingin menyempatkan untuk menulis kembali,
tapi apa daya, kesibukan di bisnis semakin meningkat, walhasil kesempatan untuk
menulis sama sekali tidak ada.
Padahal banyak sekali hal yang ingin saya share untuk
mommies, banyak, temanya pun macam macam. Seputar kehidupan kita para mommies,
sebagai perempuan seutuhnya, sebagai istri, sebagai mama, sebagai pemilik usaha
yang memiliki usaha sendiri,sebagai karyawan yang masih kerja sama orang lain,
hehehe. Pokoknya seputar kehidupan para mommies.
Untuk kesempatan kali ini, setalah akhirnya memiliki waktu
luang untuk menulis, saya ingin share soal pergaulan bagi para mommies,
seberapa penting dan seberapa banyak manfaatnya untuk kita. Ada hal yang mendasari
saya ingin mengembangkan tema ini menjadi sebuah tulisan, saya terinspirasi
oleh salah seorang kenalan, boleh juga disebut teman, tapi kami tidak berteman
begitu akrab, hanya sebatas keperluan “pergaulan” itu. Oke mari kita bahas
mengenai kata dalam tanda kutip itu yaa.
Sebagai mommi senior nih (merasa senior karena saya sudah
lebih sepuluh tahun berumah tangga dan nyaris delapan tahun menjadi mommi dari
dua anak :P) saya sudah memiliki jam terbang yang cukup tinggi dalam pergaulan.
Sebut saja, pergaulan dalam lingkungan ibu ibu sekolah mulai dari pg-sd,
pergaulan teman reuni sd-kuliah s2, pergaulan dengan x rekan rekan kerja di
kantor ini, di kantor itu, pergaulan di komunitas ini, pergaulan di komunitas
itu. Whuaaa rameee. No wonder yah mommies, every weekend jadwal sudah dipenuhi
dengan aneka janji dengan aneka komunitas pergaulan yang saya sebut diatas. Kalau
saya tidak pintar pintar mengelola dan memilah milih teman pergaulan, maka
habislah waktu saya hanya untuk pergaulan tersebut.
Nah berangkat dari situ, kemudian saya menyari bahwa kita
sebagai mommies (baik yang aktif diluar rumah sebagai pebisnis seperti saya J
atau pekerja kantoran alias karyawan maupun yang full time mommies, yang
menghabiskan waktu di didlam rumah mengurus semua urusan rumah tangga, bahkan
banyak diantara kita para mommies sekarang ini yang aktif sebagai pebisnis
online dari rumah) memang memerlukan suasana lain dengan keseharian kita,
minimal seminggu sekali. Nah suasana lain itu, biasanya kita dapatkan pada
waktu weekend (sabtu-minggu), karena di sabtu-minggu, yang berbisnis,kegiatannya
mulai berkurang, yang karyawan kantor memang jatah liburnya di hari itu, yang
ibu rumah tangga karena suaminya pun libur di hari itu, sehingga bisa
mendelegasikan sebagian pekerjaaan rumah tangga pada mereka. Suasana lain itu
sangat manjur untuk kita para mommies untuk kembali merefresh body en soul kita.
That’s why kemudian timbul istilah me time di kalanagan perempuan. Karena dengan
me time, kita bisa melakukan banyak hal yang menjadi kesenangan kita diluar
rutinitas yang padat dalam renggang waktu weekdays (senin-jumat).
Tapi mommies, bukan itu sebenarnya yang ingin saya gali
disini. Saya ingin berbagi kepada mommies, seberapa terlibatnya kita di dalam
pergaulan itu. Menjadi penting menurut saya, karena seringkali para mommies
menjadikan pergaulan itu sebagai tempat
kita menumpahkan keruwetan kita (harapannya), padahal tidak semua bentuk
pergaulan, bisa kita gunakan sebagai alat/wadah untuk melampiaskan keruwetan
kita sebagai mommies. Ingat, masing masing bentuk komunitas/perkumpulan itu,
memiliki tujuannya masing-masing, ada yang untuk reuni kecil kecilan, ada yang
untuk share hobby, share kesukaan, share pekerjaan di bidang yang sama, dan
lain lain. Jangan tergoda untuk mengikuti semua bentuk pergaulan tersebut, pilih
saja 2-3 yang mommies rasa bisa mengakomodir keinginan dan minat mommies. Pilih
bentuk pergaulan yang nilainya positif, kalau memang harus terlibat di dalam
bentuk pergaulan yang isinya adalah orang orang yang tidak akrab dengan mommies
alias bukan teman teman lama atau tergolong sahabat dekat, maka pandai pandai
lah mengelola emosi, jangan buka bukaan alias menceritakan semua masalah
pribadi yang sedang mendera, dan jangan mempercayakan apapun yang sifatnya
pribadi. Ambil saja positifnya, bahwa mommies memiliki teman teman baru, kenali
satu satu pribadinya teman teman dalam pergaulan tersebut. Jika dirasa perlu
simpan nomor kontaknya, share pin blackberry atau alamat email. Apalagi jika
yang bersangkutan bisnis atau kesukaannya ada hubungannya dengan bisnis atau
hobby yang sedang mommies jalankan. Pake prinsip, semakin banyak teman semakin
banyak pintu pintu rezeki yang terbuka.
Berada dalam pergaulan yang isinya teman teman jaman
sd-esempe-esema-kuliah pun demikian, jangan obral rahasia rahasia rumah tangga
yah mom, cukup share hal hal ringan. Kita tidak pernah tahu, apakah teman yang
jaman sd dulu sangat baik masih memiliki sifat yang sama seperti dulu. Banyak hal
yang bisa merubah sifat dan karakter manusia, apalagi dengan bertambahnya usia
dan pengalaman hidup. Berbagilah hal hal yang bersifat ringan saja.
Lain halnya kalau mommies berkumpul dengan sahabat sahabat
yang benar benar dekat dengan mommies, yang intensitas komunikasinya memang
sering dan tidak pernah putus, alias sahabat yang selalu menjadi orang orang
pertama yang mengetahui setiap perkembangan mommies, yang selalu ada saat saat
mommies mengalami hal hal yang
menyedihkan atau situasi kondisi yang sedang down. Nah disitulah mommies boleh
berbagi hal hal yang berat, karena sahabat, walaupun tidak intens bertemu,
tetapi akan selalu keep in touch dan share up date. Hehehe, thanks GOD,saya
memiliki sahabat sahabat seperti itu.
Sudah ngeh kan mommies dengan isi tulisan saya ? Saya hanya
ingin share, bahwa pergaulan untuk mommies memang hal yang tidak bisa
dikecilkan manfaatnya, tetapi mommies tetap harus ingat aturan dasarnya. Kids
dan suami adalah hal terpenting, kesampingkan dulu hal hal yang bersifat fun
sebelum hal hal yang wajib selesai. Jangan tergoda untuk bergabung dalam satu
komunitas pergaulan karena tidak ingin dipandang sebelah mata, ingin terlihat
gaul atau memiliki banyak teman dari kalangan tertentu. Abaikan jika hal
tersebut yang memotivasi mommies untuk terlibat dalam pergaulan. Bergabunglah
dalam satu pergaulan karena mommies merasa nyaman dalam pergaulan tersebut,
apalagi jika pergaulan tersebut membawa banyak manfaat untuk mommies, misalnya,
dari komunitas tersebut mom bisa menambah relasi atau membantu mommies
mendapatkan market dari produk/jasa yang mommies jual. bisa saling tukar
informasi mengenai hal hal yang disukai, atau apa saja yang sifatnya positif.
Segitu dulu deh mommies, syukurnya akhirnya saya bisa
menyelesaikan tulisan ini, diantara keribetan melayani anak saya yang nomor 2, Aryo
yang cerewet karena ingin banyak tahu, sambil tetap menyelesaikan orderan kue
kue yang memang tinggal difinishing dan siap untuk diantar oleh kurir saya.
By the way, it’s the end, always update and functional ya
moms, jangan ada waktu yang terbuang, gunakan semua waktu untuk hal hal yang
bermanfaat. C u.
![]() | |
| school mom.doc pribadi. |
i | |
| best friend.doc pribadi |
| |
| client. doc pribadi |
hihihi, ini nih foto foto terakhir yg sempat disave di bb, take a look, beda-beda kan mom peoplenya.., what a nice friendship.

i



